Sabtu, 01 Oktober 2011

Pemandian air panas dikbupaten bangka


Pemandian air panas dikbupaten bangka
Siapa bilang berwisata di Pulau Bangka hanyalah berwisata di daerah pantai? Kami menemukan tempat menarik didaerah Pemali, sebelah barat ibukota Kabupaten Sungailiat berupa sumber air panas. Perjalanan ditempuh selama 30 menit dari kota Sungailiat melewati beberapa bekas kolong.
Objek wisata Pemandian Air Panas Tirta Tapta terletak didesa Pemali Kecamatan Pemali Kabupaten Bangka, sekitar 20 km dari Kota Sungailiat. Lokasi sumber air panas di Pemali pertama kali ditemukan pada zaman kolonial Belanda. Pada saat itu dilakukan eksplorasi timah oleh perusahaan B.T.W. (Bangka Tin Winning Bedrijt) yaitu perusahaan milik Belanda yang khusus bergerak disektor pertambangan timah di Pulau Bangka.
Kami heran dengan keberadaan sumber air panas di Pulau Bangka ini, mengingat di daratan Pulau Bangka tidak terdapat gunung berapi karena tidak dilewati jalur gunung berapi.  Darimanakah panas bumi itu berasal? Selain itu keunikan tempat ini telah dikelola sejak zaman penjajahan Belanda.
Setelah kemerdekaan RI perusahaan penambangan timah diambil alih dari pemerintahan kolonial menjadi sebuah perusahaan penambangan yang dimiliki oleh negara, yakni PT. TIMAH dan secara otomatis keberadaan lokasi sumber air panas menjadi bagian kepemilikan dan pengelolaan PT Timah. pada era dasa warsa 70-an, air panas pemali dipugar dan dikembangkan oleh perusahaan Timah, yang selamabeberapa tahun sempat terawat dengan baik dan menjadi salah satu tempat rekreasi masyarakat . Air panas ini berasal dari air tanah aktif yang mengeluarkan belerang yang sangat cocok bagi wisataan yang datang untuk kesehatan.
Memasuki objek wisata ini terlihat objek wisata ini telah terkelola dengan baik. Ada beberapa fasilitas dan arena yang terdapat menarik minat pengunjung. Diantaranya waterboom, sepeda air, panggung, flora fauna, kandang satwa, cafe, danau pemancingan, dan tentunya kolam air panas.
Tidak seperti objek wisata air panas yang lain, Tirta Tapta ini memberikan keunikan pada bau yang dikeluarkan dari sumber air panas. Tidak ada bau belerang di sumber air panas Tirta Tapta.
Saya mencoba memasukan kaki kedalam kolam air panas dengan pelan-pelan. Air panas bersuhu 42 derajat celcius ini dapat mengobati penyakit kulit karena mengandung mineral yang cukup tinggi. Dibagian dasar kolam terdapat batuan berwarna hitam yang berfungsi untuk menggosok kulit. Selain itu sumber air panas alami ini cocok untuk menghilangkan rasa pegal-pegal tubuh dengan cara berendam.

Di sebelah kolam air panas terdapat waterboom yang terdapat beberapa buah papan seluncur. Cukup luas arena waterboom ini walaupun fasilitas yang diberikan tidak selangkap dengan waterboom yang ada di kota-kota besar di pulau Jawa. Kekurangan di arena ini adalah kualitas air kolam yang buruk sehingga menyebabkan gatal-gatal pada kulit manusia yang sensitif. Hal ini tampak pada salah satu teman kami yang bermain di waterboom.
Pada bagian ujung terdapat penangkaran Rusa Totol yang merupakan sumbangan dari Istana Bogor yang terletak di Kebun Raya Bogor. Pengunjung hanya bisa melihat rusa totol dari balik pagar kawat.
Dari berbagai fasilitas yang ada, nama sumber air panas seakan tenggelam dengan arena penunjang yang justru melebihi daya tarik yang dipancarkan oleh sumber air panas itu sendiri. Kolam air panas seharusnya diperlebar dilengkapi fasilitasnya sehingga para pengunjung mengetahui bahwa itulah objek wisata utama yang menjadi ciri khas tempat ini.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar