Pemandian air panas dikbupaten bangka
Siapa
bilang berwisata di Pulau Bangka hanyalah berwisata di daerah pantai? Kami
menemukan tempat menarik didaerah Pemali, sebelah barat ibukota Kabupaten
Sungailiat berupa sumber air panas. Perjalanan ditempuh selama 30 menit dari
kota Sungailiat melewati beberapa bekas kolong.
Objek
wisata Pemandian Air Panas Tirta Tapta terletak didesa Pemali Kecamatan Pemali
Kabupaten Bangka, sekitar 20 km dari Kota Sungailiat. Lokasi sumber air panas
di Pemali pertama kali ditemukan pada zaman kolonial Belanda. Pada saat itu
dilakukan eksplorasi timah oleh perusahaan B.T.W. (Bangka Tin Winning Bedrijt)
yaitu perusahaan milik Belanda yang khusus bergerak disektor pertambangan timah
di Pulau Bangka.
Kami
heran dengan keberadaan sumber air panas di Pulau Bangka ini, mengingat di
daratan Pulau Bangka tidak terdapat gunung berapi karena tidak dilewati jalur
gunung berapi. Darimanakah panas bumi itu berasal? Selain itu keunikan
tempat ini telah dikelola sejak zaman penjajahan Belanda.
Setelah
kemerdekaan RI perusahaan penambangan timah diambil alih dari pemerintahan
kolonial menjadi sebuah perusahaan penambangan yang dimiliki oleh negara, yakni
PT. TIMAH dan secara otomatis keberadaan lokasi sumber air panas menjadi bagian
kepemilikan dan pengelolaan PT Timah. pada era dasa warsa 70-an, air panas
pemali dipugar dan dikembangkan oleh perusahaan Timah, yang selamabeberapa
tahun sempat terawat dengan baik dan menjadi salah satu tempat rekreasi
masyarakat . Air panas ini berasal dari air tanah aktif yang mengeluarkan
belerang yang sangat cocok bagi wisataan yang datang untuk kesehatan.
Memasuki
objek wisata ini terlihat objek wisata ini telah terkelola dengan baik. Ada beberapa
fasilitas dan arena yang terdapat menarik minat pengunjung. Diantaranya
waterboom, sepeda air, panggung, flora fauna, kandang satwa, cafe, danau
pemancingan, dan tentunya kolam air panas.
Tidak
seperti objek wisata air panas yang lain, Tirta Tapta ini memberikan keunikan
pada bau yang dikeluarkan dari sumber air panas. Tidak ada bau belerang di
sumber air panas Tirta Tapta.
Saya
mencoba memasukan kaki kedalam kolam air panas dengan pelan-pelan. Air panas
bersuhu 42 derajat celcius ini dapat mengobati penyakit kulit karena mengandung
mineral yang cukup tinggi. Dibagian dasar kolam terdapat batuan berwarna hitam
yang berfungsi untuk menggosok kulit. Selain itu sumber air panas alami ini
cocok untuk menghilangkan rasa pegal-pegal tubuh dengan cara berendam.
Di
sebelah kolam air panas terdapat waterboom yang terdapat beberapa buah papan
seluncur. Cukup luas arena waterboom ini walaupun fasilitas yang diberikan
tidak selangkap dengan waterboom yang ada di kota-kota besar di pulau Jawa.
Kekurangan di arena ini adalah kualitas air kolam yang buruk sehingga
menyebabkan gatal-gatal pada kulit manusia yang sensitif. Hal ini tampak pada
salah satu teman kami yang bermain di waterboom.
Pada
bagian ujung terdapat penangkaran Rusa Totol yang merupakan sumbangan dari
Istana Bogor yang terletak di Kebun Raya
Bogor. Pengunjung hanya bisa melihat rusa totol dari balik pagar
kawat.
Dari
berbagai fasilitas yang ada, nama sumber air panas seakan tenggelam dengan
arena penunjang yang justru melebihi daya tarik yang dipancarkan oleh sumber
air panas itu sendiri. Kolam air panas seharusnya diperlebar dilengkapi
fasilitasnya sehingga para pengunjung mengetahui bahwa itulah objek wisata
utama yang menjadi ciri khas tempat ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar